Categories: POLITIK

Bencana Mengancam Luwu, Ibnu Hadjar Sebut Danny Solusi yang Dibutuhkan

Infoasatu.com,Makassar–Pemilihan Gubernur Sulawesi Selatan kian mendekat, dan salah satu isu yang mencuat adalah kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh eksploitasi pertambangan.

Luwu, sebuah daerah yang kerap dilanda banjir dan longsor, menjadi sorotan utama dalam debat kandidat.

Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Ibnu Hajar, mengemukakan, Danny menunjukkan komitmen yang kuat terhadap isu lingkungan, terutama dalam melindungi Luwu.

“Visi Danny sangat berpihak kepada warga Luwu, terutama dalam menyelamatkan daerah ini dari bencana yang terus-menerus terjadi akibat eksploitasi tambang yang tak terkendali,” ujarnya Ibnu Hajar, Rabu (13/11/2024)

Ibnu Hajar juga menilai bahwa langkah Danny untuk meminta evaluasi menyeluruh atas izin tambang di kawasan Bastem, yang diduga menjadi salah satu penyebab bencana di Luwu, merupakan langkah yang tepat.

“Jika tidak ada evaluasi tata ruang dan RDTR secara komprehensif, maka bencana di Luwu akan terus berulang,” ungkapnya.

Pada debat lalu, Danny berharap dapat menghadirkan pemerintahan yang lebih peduli terhadap perlindungan lingkungan, khususnya di daerah yang rentan terhadap bencana seperti Luwu.

Pasangan Azhar Arsyad ini menegaskan bahwa penyelamatan Luwu menjadi salah satu prioritasnya jika terpilih.

Ia berkomitmen untuk memperjuangkan evaluasi terhadap izin-izin tambang yang berpotensi merusak lingkungan, terutama yang berada di kawasan hulu sungai.

Dalam sesi tanya jawab dengan panelis, Danny menegaskan bahwa wewenang untuk mengatur izin pertambangan memang berada di pemerintah pusat.

Namun gubernur bertanggung jawab untuk melindungi warga Sulawesi Selatan, khususnya masyarakat Luwu.

“Kerusakan lingkungan yang terjadi di Luwu, Toraja, hingga Sidrap sangat jelas dipicu oleh pembukaan lahan di hulu sungai,” tegasnya.

Danny juga menyoroti kawasan hulu di Sulawesi Barat, yang berhulu di Seko, serta hulu-hulu di sekitar Teluk Bone yang berada di pegunungan Verbek dan Latimojong.

Menurutnya, jika kawasan-kawasan ini tidak dilindungi dengan baik, maka daerah hilir seperti Luwu akan terus mengalami bencana. (**)

Facebook Comments
Nurwana

Leave a Comment

Recent Posts

Kedatangan Anies Baswedan di Glodok, Disambut Meriah Seperti Seorang Selebriti

Infoasatu.com, News - Anies Baswedan tetap menjadi figur favorit di Pancoran, Glodok, Jakarta Barat, yang…

2 minggu ago

Singer Performance Fitri Meriahkan Heritage Run di Tengah Hujan Deras

Infoasatu.com,Makassar--Penyanyi berbakat Fitri berhasil menghibur peserta Heritage Run yang menjadi bagian dari rangkaian acara Jappa…

3 minggu ago

Hujan Tak Surutkan Semangat! Heritage Run Cap Go Meh 2025 Sukses Digelar

Infoasatu.com,Makassar--Perayaan Festival Jappa Jokka Cap Go Meh 2025 semakin semarak dengan digelarnya ajang Heritage Run,…

3 minggu ago

Hujan Gerimis Tak Surutkan Antusias Pengunjung Cap Go Meh

Infoasatu.com,Makassar--Suasana penuh semangat menyelimuti Festival Jappa Jokka Cap Go Meh yang berlangsung meriah di Makassar…

3 minggu ago

Festival Jappa Jokka Cap Go Meh: Ajang Unjuk Kebolehan dan Silaturahmi Atlet Barongsai

Infoasatu.com,Makassar--Pertama kali dalam Festival Jappa Jokka Cap Go Meh, menghadirkan Barongsai Competition tingkat Provinsi Sulawesi…

3 minggu ago

Pekan Olahraga Tradisional Mengawali Perayaan Jappa Jokka Cap Go Meh 2025

Infoasatu.com,Makassar--Pekan Olahraga Tradisional mengawali Perayaan Jappa Jokka Cap Go Meh 2025 yang digelar di Sepanjang…

3 minggu ago