Infoasatu.com, Makassar – Sejumlah masyarakat mulai aktif menghidupkan kembali lorong pasca pembatasan aktivitas akibat pandemi Covid-19.
Ketua RW 02 Kelurahan Balang Baru, Kecamatan Tamalate, Yusuf Siradjang mengatakan, di sekitar tempat tinggalnya, warga mengelola lahan sekitar 500 meter persegi.
Lahan ini dimanfaatkan untuk menanam sayur mayur. Seperti kol, cabai, sawi, tomat, dan tanaman menyehatkan lainnya.
“Di sini ada lorong wisata, agrowisata, dan pendidikan. Kami gabungkan,” ungkap Yusuf Siradjang, Kamis 30 Juni 2022.
Hasil panen dimanfaatkan warga untuk konsumsi setiap hari. Dengan harapan tanaman segar yang dikonsumsi bisa ikut mengurangi stunting di dalam lorong.
Sebagian hasil panen juga dijual. Untuk penghasilan warga sekitar. Juga untuk digunakan sebagai biaya produksi.
Saat ini, warga juga mulai mencoba menumbuhkan bibit porang. Hasilnya akan dijual untuk dijadikan bibit kepada petani porang.
“Jadi bibit porang ini yang mahal. Karena susah diperoleh,” kata Yusuf.
Yusuf mengatakan, bagi wisatawan yang suka agrowisata, bisa berkunjung sambil belajar memanfaatkan lahan pekarangan.
Belajar menanam sambil merasakan segarnya matahari pagi di dalam lorong.
“Perasaan pun jadi sehat,”
Infoasatu.com, News - Anies Baswedan tetap menjadi figur favorit di Pancoran, Glodok, Jakarta Barat, yang…
Infoasatu.com,Makassar--Penyanyi berbakat Fitri berhasil menghibur peserta Heritage Run yang menjadi bagian dari rangkaian acara Jappa…
Infoasatu.com,Makassar--Perayaan Festival Jappa Jokka Cap Go Meh 2025 semakin semarak dengan digelarnya ajang Heritage Run,…
Infoasatu.com,Makassar--Suasana penuh semangat menyelimuti Festival Jappa Jokka Cap Go Meh yang berlangsung meriah di Makassar…
Infoasatu.com,Makassar--Pertama kali dalam Festival Jappa Jokka Cap Go Meh, menghadirkan Barongsai Competition tingkat Provinsi Sulawesi…
Infoasatu.com,Makassar--Pekan Olahraga Tradisional mengawali Perayaan Jappa Jokka Cap Go Meh 2025 yang digelar di Sepanjang…
Leave a Comment