Categories: OPINI

Bumi Kebermaknaan (27)

Infoasatu.com, Opini – Apa yang paling khas, unik, atau berbeda yang pernah terjadi dalam kehidupan anda yang kira-kira tidak terjadi pada kehidupan orang lain? Pertanyaan ini sekadar untuk mengelaborasi aksioma hidup karena setiap orang yang diciptakan pasti memiliki perbedaan dengan lainnya. Itulah bukti keagungan Sang Maha Pencipta, Maha Pembeda.

Namun saya lebih khusus kepada pertanyaan tentang perbedaan atau kekhasan pengalaman hidup yang anda jalani. Kekhasan kehidupan anda yang mungkin bisa menjadi pelajaran bagi orang yang menyimaknya. Bukankah setiap orang adalah inspirasi?

Pernah mendengar cerita  “tempo doeloe” yang mana kebanyakan orang tidak memiliki data tentang kelahiran mereka karena sistim pendataan yang belum berkembang? Ketika mereka ditanya tentang umurnya, mereka mengambil tolak ukur pada kejadian yang terjadi saat itu. Atau mereka mengambil penanda dari sesuatu yang  bertahan lama di sekitar mereka. “Kapan anda lahir?” “Saat Gunung Krakatau meletus.” “Saat adanya pemilihan umum.” “Waktu itu ada banjir besar di kampung.” “Kala itu ada letusan besar tidak jelas dari mana.” Dari kejadian historis inilah yang menjadi dasar penentuan umur mereka. Mungkin tidak pas tapi paling tidak, usia mereka sudah bisa diprediksi.

Ada juga cara lain yang orangtua gunakan untuk menentukan usia, melakukan perbandingan di antara kerabat yang ada, atau teman seperjuangan. Misalnya, “waktu saya melahirkan kamu, si A sudah mulai berdiri.” Artinya ada selisih sekitar satu tahun di antara dua orang ini. Tentu yang sedikit masalah adalah bagaimana kalau si A sendiri juga tidak yakin dengan tanggal kelahirannya.

Narasi di atas adalah pintu masuk  untuk menjelaskan keunikan hidup saya yang mungkin sudah tidak terjadi pada generasi semasa saya. Saya tidak tahu persis berapa umur saya. Ayah saya meninggal waktu saya masih kecil. Ibu saya tidak pernah mengakses pendidikan formal berupa sekolah. Tidak ada pendataan tentang tanggal kelahiran.

Bagaimana saya bisa mendapatkan tahun kelahiran saya? Persis dengan cerita di atas. Nenek saya waktu masih hidup pernah mengatakan, saya lahir waktu pohon kelapa di depan tempat tinggalnya masih setinggi orang dewasa. Tentu ini menyulitkan untuk menghitungnya, karena harus melibatkan ahli biologi, berapa pertambahan tinggi pohon kelapa dalam setahun. Karena waktu nenek saya mengatakan itu, pohon kelapa yang ditunjuknya itu sudah sangat tinggi. Yang memudahkan adalah petunjuk ibu saya, bahwa saya lahir tidak terlalu lama setelah ada Pemilu. Pemilu masa saya lahir adanya pada tahun 1971. Usia saya sudah bisa ditakar, meskipun kata “tidak terlalu lama” belum menyajikan kepastian.

Ibu saya juga selalu mengulangi bahwa saya lahir kurang lebih setahun setelah kelahiran teman kecil saya yang juga keluarga saya, namanya: Mahyuddin. Mahyuddin inilah yang menjadi teman sekolah  yang membuat saya mendapatkan tahun kelahiran yang tertulis di ijazah. Saya masih ingat, saya mencoba menarik mundur satu tahun dari tahun yang ditulis Mahyuddin, tapi gagal. Karena kepala sekolah menganggap tahun yang saya tulis, menunjuk usia yang terlalu muda untuk angkatan sekolah saya. Akhirnya saya mengikuti tahun kelahiran Mahyuddin tanpa tanggal dan bulan kelahiran. Ceritanya unik kan?

Bagaimana dengan anda? Adakah keunikan kehidupan anda yang bisa dibagi, yang menghibur dan siapa tahu bermakna bagi kita semua? Bisa juga berupa peristiwa ekstrim yang anda alami yang bisa dianggap sebagai “your second life”.

Oleh: Hamdan Juhannis

Facebook Comments
Alifah Muchdar

Leave a Comment

Recent Posts

Kedatangan Anies Baswedan di Glodok, Disambut Meriah Seperti Seorang Selebriti

Infoasatu.com, News - Anies Baswedan tetap menjadi figur favorit di Pancoran, Glodok, Jakarta Barat, yang…

2 minggu ago

Singer Performance Fitri Meriahkan Heritage Run di Tengah Hujan Deras

Infoasatu.com,Makassar--Penyanyi berbakat Fitri berhasil menghibur peserta Heritage Run yang menjadi bagian dari rangkaian acara Jappa…

3 minggu ago

Hujan Tak Surutkan Semangat! Heritage Run Cap Go Meh 2025 Sukses Digelar

Infoasatu.com,Makassar--Perayaan Festival Jappa Jokka Cap Go Meh 2025 semakin semarak dengan digelarnya ajang Heritage Run,…

3 minggu ago

Hujan Gerimis Tak Surutkan Antusias Pengunjung Cap Go Meh

Infoasatu.com,Makassar--Suasana penuh semangat menyelimuti Festival Jappa Jokka Cap Go Meh yang berlangsung meriah di Makassar…

3 minggu ago

Festival Jappa Jokka Cap Go Meh: Ajang Unjuk Kebolehan dan Silaturahmi Atlet Barongsai

Infoasatu.com,Makassar--Pertama kali dalam Festival Jappa Jokka Cap Go Meh, menghadirkan Barongsai Competition tingkat Provinsi Sulawesi…

3 minggu ago

Pekan Olahraga Tradisional Mengawali Perayaan Jappa Jokka Cap Go Meh 2025

Infoasatu.com,Makassar--Pekan Olahraga Tradisional mengawali Perayaan Jappa Jokka Cap Go Meh 2025 yang digelar di Sepanjang…

3 minggu ago