Infoasatu.com, Texas – Membunuh tiga anggota keluarganya, seorang pria dieksekusi mati otoritas Texas, Amerika Serikat.
Robert Sparks (45) dinyatakan meninggal dunia usai disuntik mati, pada Rabu (25/9) pukul 18.39 waktu setempat.
Robert divonis mati pada tahun 2008 atas kasus penusukan istri dan dua anak tirinya hingga tewas. Ia membunuh dua anak tirinya yang berumur 9 tahun dan 10 tahun, sebelum memperkosa dua putri tirinya yang berumur 12 tahun dan 14 tahun di rumah mereka, di Dallas pada tengah malam.
Tak lama setelah pembunuhan itu, Robert mengklaim bahwa dia hanya melindungi dirinya dari sang istri, yang disebutnya mencoba meracuni dia.
Pengacara Robert telah mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung atas vonis mati kliennya itu. Pengacaranya mengklaim bahwa Robert mengalami cacat mental dan menderita psikosis, sehingga membuatnya tidak memenuhi syarat untuk hukuman mati.
Mahkamah Agung menolak kasasi tersebut beberapa jam sebelum eksekusi mati dilakukan pada Rabu (25/9) waktu setempat.
Robert merupakan napi ketujuh yang dieksekusi mati di Texas dan ke-16 di Amerika Serikat sejak awal tahun ini.
Infoasatu.com, News - Anies Baswedan tetap menjadi figur favorit di Pancoran, Glodok, Jakarta Barat, yang…
Infoasatu.com,Makassar--Penyanyi berbakat Fitri berhasil menghibur peserta Heritage Run yang menjadi bagian dari rangkaian acara Jappa…
Infoasatu.com,Makassar--Perayaan Festival Jappa Jokka Cap Go Meh 2025 semakin semarak dengan digelarnya ajang Heritage Run,…
Infoasatu.com,Makassar--Suasana penuh semangat menyelimuti Festival Jappa Jokka Cap Go Meh yang berlangsung meriah di Makassar…
Infoasatu.com,Makassar--Pertama kali dalam Festival Jappa Jokka Cap Go Meh, menghadirkan Barongsai Competition tingkat Provinsi Sulawesi…
Infoasatu.com,Makassar--Pekan Olahraga Tradisional mengawali Perayaan Jappa Jokka Cap Go Meh 2025 yang digelar di Sepanjang…
Leave a Comment