Infoasatu.com,Makassar–Polemik jabatan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Makassar, berakhir menyusul ditetapkannya Muhammad Iqbal Djalil, LC sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum KONI Kota Makassar pada rapat pleno pengurus, Sabtu (8/2/2025) sesaat lalu.
Plt sebelumnya, Mochtar Djuma yang ditolak oleh KONI Sulawesi Selatan (Sulsel) pun legowo menerima putusan tersebut. ‘’Saya kira tidak ada masalah. Saya mau semua baik. Karena saya dipilih pada rapat pleno sebelaumnya, saya siap bekerja, Apalagi ini untuk kepentingan bersama. Untuk kepentingan pembinaan dan prestasi olahraga di Kota Makassar,” ujar MJ, sapananya.
Iqbal disepakati secara aklamasi dalam rapat pleno pengurus KONI Makassar yang dipimpin Wakil Ketua III HM Yunus HJ. Iqbal Djalil akan bertugas mempersiapkan pelaksanaan Musyawarah olahraga Kota (Musorkot) Makassar.
Sang Ustadz memimpin sementara lembaga olahraga tersebut hingga enam bulan kedepan pasca penetapan tersangka Ahmad Susanto Ketua Umum KONI Kota Makassar periode 2022 – 2026 karena dugaan terlibat tindak pidana korupsi dana hibah APBD Makassar 2022 dan 2023.
Sekretaris umum KONI Sulsel, Mujiburrahman yang hadir sebagai peninjau dalam rapat pleno tersebut mengatakan sesuai Anggaran Dasar dan Peraturan organisasi KONI, yang memenuhi syarat menjadi pelaksana tugas ketua umum adalah unsur pimpinan.
“Unsur pimpinan yang dimaksud adalah wakil ketua, sekretaris, bendahara, dan ketua badan audit internal,” jelas Muji, sapaan mantan aktivis mahasiswa di era tahun 90-an ini.
‘’Hanya saja karena unsur pimpinan yang lain tidak bersedia, Iqbal Djalil menyatakan kesiapannya mengambil alih tanggung jawab demi menjalankan roda organisasi KONI Makassar,” tambah Muji.