Infoasatu.com, Makassar – Hujan deras yang mengguyur Kota Makassar sejak pagi tadi mengakibatkan sejumlah wilayah terendam banjir.
Ketua TP PKK Kota Makassar Indira Yusuf Ismail turun lansung melihat lokasi banjir di Blok X RW 11 Perumnas Antang, Kecamatan Manggala, Jumat (18/11/2022).
Indira yang juga didampingi putri sulungnya Aura Aulia Imandara bersama menantunya dr Udin Saputra Malik juga menyapa dan memberikan dukungan moril kepada korban terdampak yang mengungsi di Masjid Jabal Nur.
Pada kesempatan itu, Indira Yusuf Ismail juga memberikan bantuan berupa sembako (Sembilan Bahan Pokok) kepada korban terdampak banjir.
“saya mewakili Pak Wali dan Pemerintah Kota Makassar berharap bantuan ini bisa sedikit meringankan beban para korban yang terdampak,” kata Indira.
Tak hanya itu, Indira juga memastikan kebutuhan korban terdampak banjir terpenuhi. Mulai dari selimut, makanan, kebutuhan bayi, hingga layanan kesehatan tersedia di posko pengungsian.
“Saya mau semua tidak kekurangan apapun, karena ini bentuk kepedulian dan tanggung jawab kita sebagai pemerintah. Kita berharap semua bisa diberi ketabahan atas musibah ini,” ucapnya.
Turut mendampingi Sekretaris Camat Manggala Andi Anshar, Kalak BPBD Kota Makassar Ahmad Hendra Hakamuddin, dan Kepala Dinas Sosial Aulia Arsyad.
Berdasarkan data yang dihimpun hingga saat ini tercatat ada 78 orang korban terdampak banjir yang mengungsi di Kecamatan Manggala.
Mereka tersebar di empat titik pengungsian. Yakni, 58 orang di Masjid Jabal Nur, 12 orang di Masjid Makka Al Mukarramah, delapan orang di Posyandu Anyelir 8, dan satu orang di Pesantren DDI Abrad. (*)
Ketua TP PKK Kota Makassar Kunjungi Korban Terdampak Banjir di Manggala
Infoasatu.com, Makassar – Hujan deras yang mengguyur Kota Makassar sejak pagi tadi mengakibatkan sejumlah wilayah terendam banjir.
Ketua TP PKK Kota Makassar Indira Yusuf Ismail turun lansung melihat lokasi banjir di Blok X RW 11 Perumnas Antang, Kecamatan Manggala, Jumat (18/11/2022).
Indira yang juga didampingi putri sulungnya Aura Aulia Imandara bersama menantunya dr Udin Saputra Malik juga menyapa dan memberikan dukungan moril kepada korban terdampak yang mengungsi di Masjid Jabal Nur.
Pada kesempatan itu, Indira Yusuf Ismail juga memberikan bantuan berupa sembako (Sembilan Bahan Pokok) kepada korban terdampak banjir.
“saya mewakili Pak Wali dan Pemerintah Kota Makassar berharap bantuan ini bisa sedikit meringankan beban para korban yang terdampak,” kata Indira.
Tak hanya itu, Indira juga memastikan kebutuhan korban terdampak banjir terpenuhi. Mulai dari selimut, makanan, kebutuhan bayi, hingga layanan kesehatan tersedia di posko pengungsian.
“Saya mau semua tidak kekurangan apapun, karena ini bentuk kepedulian dan tanggung jawab kita sebagai pemerintah. Kita berharap semua bisa diberi ketabahan atas musibah ini,” ucapnya.
Turut mendampingi Sekretaris Camat Manggala Andi Anshar, Kalak BPBD Kota Makassar Ahmad Hendra Hakamuddin, dan Kepala Dinas Sosial Aulia Arsyad.
Berdasarkan data yang dihimpun hingga saat ini tercatat ada 78 orang korban terdampak banjir yang mengungsi di Kecamatan Manggala.
Mereka tersebar di empat titik pengungsian. Yakni, 58 orang di Masjid Jabal Nur, 12 orang di Masjid Makka Al Mukarramah, delapan orang di Posyandu Anyelir 8, dan satu orang di Pesantren DDI Abrad. (*)
Infoasatu.com,Makassar--Ketua Persatuan Basket Seluruh Indonesia (Perbasi Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail, menutup kegiatan Penataran Wasit…
Infoasatu.com,Makassar- Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas Barombong tetap memberikan pelayanan kesehatan dasar selama libur Natal…
Infoasatu.com,Makassar--Usai melakukan rapat kordinasi langsung bersama Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia (Menko PMK),…
Infoasatu.com,Makassar--Sebelumnya Pemerintah Kota Makassar dalam hal ini Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto mengimbau seluruh…
Infoasatu.com,Makassar--Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kota Makassar…
Infoasatu.com,Makassar--Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar secara resmi telah menetapkan Daftar Informasi yang Dikecualikan (DIK) setelah menyelesaikan…
Leave a Comment