Infoasatu.com, Semarang – Sesosok mayat yang hangus terbakar ditemukan kawasan Marina, Kota Semarang. Mayat hangus itu diduga PNS Bapenda Semarang, Paulus Iwan Boedi Prasetyo.
Korban merupakan saksi kasus korupsi. Korban diduga dimutilasi kemudian dibakar.
Selain hangus terbakar, kepala dan beberapa bagian tubuh korban juga hilang. Polisi masih mencari kepala dan bagian tubuh yang hilang.
“Terkait dengan yang hilang ini tangan dan sebagainya ini juga masih dalam penyelidikan,” kata Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar, Selasa (13/9/2022).
“Memang dari tulang belulang yang sudah disusun sedemikian rupa menurut ilmu forensik itu tidak lagi ditemukan kepala, kemudian tidak lagi ditemukan tangan kanan dan kiri serta kaki mulai dari lutut ke bawah di kaki kanan,” sambungnya.
Menurutnya, lokasi penemuan mayat itu berada di alam terbuka yang membuat segala kemungkinan bisa terjadi. Termasuk bagian tubuh korban itu dibawa hewan liar.
“Karena ini kan di kawasan terbuka kemungkinan juga, kemungkinan nih bagian tubuh itu terbawa binatang liar juga bisa atau memang sengaja dihilangkan sejak awal itu juga bisa,” jelasnya.
Kepastian hal itu masih menunggu tim melakukan analisis forensik. Saat ini, polisi masih menunggu laporan dari tim forensik yang tengah bekerja.
Infoasatu.com, News - Anies Baswedan tetap menjadi figur favorit di Pancoran, Glodok, Jakarta Barat, yang…
Infoasatu.com,Makassar--Penyanyi berbakat Fitri berhasil menghibur peserta Heritage Run yang menjadi bagian dari rangkaian acara Jappa…
Infoasatu.com,Makassar--Perayaan Festival Jappa Jokka Cap Go Meh 2025 semakin semarak dengan digelarnya ajang Heritage Run,…
Infoasatu.com,Makassar--Suasana penuh semangat menyelimuti Festival Jappa Jokka Cap Go Meh yang berlangsung meriah di Makassar…
Infoasatu.com,Makassar--Pertama kali dalam Festival Jappa Jokka Cap Go Meh, menghadirkan Barongsai Competition tingkat Provinsi Sulawesi…
Infoasatu.com,Makassar--Pekan Olahraga Tradisional mengawali Perayaan Jappa Jokka Cap Go Meh 2025 yang digelar di Sepanjang…
Leave a Comment