Categories: NEWSPeristiwa

Motor yang Ditumpangi Pasutri dan Anak di Sumbermalang Terjun ke Jurang, Suami Tewas

Infoasatu.com, Situbondo – Kecelakaan tunggal terjadi di Kecamatan Sumbermalang, Situbondo. Sebuah motor yang dikendarai pasangan suami istri (pasutri) beserta anaknya, jatuh ke jurang sedalam sekitar 100 meter.

Kecelakaan terjadi usai korban menonton pagelaran musik Symphoni Rengganis. Sepeda motor korban diduga mengalami rem blong saat melaju di jalanan turun dan menikung, di jalan menuju wisata Plaza Rengganis Desa Baderan Kecamatan Sumbermalang.

Akibat kecelakaan tunggal ini, sang suami bernama Dedi (36) tewas akibat luka berat di tubuhnya. Warga Desa Tamansari Kecamatan Sumbermalang itu menghembuskan nafas terakhirnya, saat dilarikan ke Puskesmas terdekat.

Sementara istri dan anaknya, Wanti Rosidi (26) dan Abd Rasid (8), selamat dari maut. Saat motor yang dikendarainya terjun ke jurang, ibu dan anaknya ini terpental dan tersangkut di dahan pohon kedalaman sekitar 10 meter dari jalan.

Namun, keduanya tetap harus dilarikan ke Puskesmas. Bahkan, sang ibu harus dirujuk ke RSUD Jember karena menderita patah tulang tangan kanan dan patah punggung sebelah kiri. Sedangkan sang anak yang mengalami gegar otak ringan dirujuk ke RSUD Besuki.

“Kejadiannya tadi malam saat baru pulang menonton festival musik Symphoni Rengganis. Kebetulan banyak orang, jadi korban dan motornya dievakuasi,” kata Koordinator Pusdalops BPBD Situbondo, Puriyono, Minggu (8/12/2019) pagi tadi.

Insiden itu terjadi sekitar pukul 22.30 WIB tadi malam. Saat itu, ketiga korban baru saja selesai menonton Symphoni Rengganis di Desa Baderan, Kecamatan Sumbermalang. Mereka pulang mengendarai sepeda motor.

Saat melintas di jalanan turun disertai menikung, rem motor korban diduga mengalami blong. Seketika itu Dedi tidak bisa mengendalikan motornya, hingga langsung masuk ke jurang dengan kedalaman sekitar 100 meter.

Saat motor terjun bebas, istri dan anaknya terpental dan tersangkut di pohon kedalaman sekitar 10 meter dari jalan. Sementara Dedi terus meluncur ke bawah bersama sepeda motornya.

Melihat itu, warga yang sama-sama pulang menonton pun langsung melakukan upaya evakuasi. Ketiga korban sempat dilarikan ke Puskesmas terdekat. Namun, nyawa sang suami tak tertolong. Sementara istri dan anaknya dirujuk karena kondisinya cukup parah.

“Dugaannya motor korban mengalami rem blong saat melaju di jalanan turun dan menikung. Tapi kepastiannya itu kewenangan pihak kepolisian untuk melakukan penyelidikan,” terang Puriyono.

Facebook Comments
Alifah Muchdar

Leave a Comment

Recent Posts

Kedatangan Anies Baswedan di Glodok, Disambut Meriah Seperti Seorang Selebriti

Infoasatu.com, News - Anies Baswedan tetap menjadi figur favorit di Pancoran, Glodok, Jakarta Barat, yang…

2 minggu ago

Singer Performance Fitri Meriahkan Heritage Run di Tengah Hujan Deras

Infoasatu.com,Makassar--Penyanyi berbakat Fitri berhasil menghibur peserta Heritage Run yang menjadi bagian dari rangkaian acara Jappa…

3 minggu ago

Hujan Tak Surutkan Semangat! Heritage Run Cap Go Meh 2025 Sukses Digelar

Infoasatu.com,Makassar--Perayaan Festival Jappa Jokka Cap Go Meh 2025 semakin semarak dengan digelarnya ajang Heritage Run,…

3 minggu ago

Hujan Gerimis Tak Surutkan Antusias Pengunjung Cap Go Meh

Infoasatu.com,Makassar--Suasana penuh semangat menyelimuti Festival Jappa Jokka Cap Go Meh yang berlangsung meriah di Makassar…

3 minggu ago

Festival Jappa Jokka Cap Go Meh: Ajang Unjuk Kebolehan dan Silaturahmi Atlet Barongsai

Infoasatu.com,Makassar--Pertama kali dalam Festival Jappa Jokka Cap Go Meh, menghadirkan Barongsai Competition tingkat Provinsi Sulawesi…

3 minggu ago

Pekan Olahraga Tradisional Mengawali Perayaan Jappa Jokka Cap Go Meh 2025

Infoasatu.com,Makassar--Pekan Olahraga Tradisional mengawali Perayaan Jappa Jokka Cap Go Meh 2025 yang digelar di Sepanjang…

3 minggu ago